Apa Yang Terbaik Di Pulau Seribu

Apa Yang Terbaik Di Pulau Seribu

Apa Yang Terbaik Di Kepulauan Seribu

Populer sebagai tujuan wisata sejak 1950-an, Pulau Seribu (Kepulauan Seribu) menawarkan beragam tempat wisata yang terus berkembang. Untuk sampai di sana, anda bisa pergi ke Jakarta dan naik speed boat dari Ancol untuk tiba di pulau Seribu yang indah. Pulau Seribu adalah salah satu kabupaten di Jakarta Utara dimana Pulau Pramuka telah menjadi ibu kota kabupaten sejak tahun 2003, dan wilayah tersebut mencakup dua kabupaten, yaitu Pulau Seribu Utara dan Pulau Seribu Selatan.

Di antara ratusan pulau di Pulau Seribu, hanya 11 pulau kecil yang dihuni dan sejumlah pulau menjadi tujuan wisata populer. Komunitas Pulau Seribu mendapatkan penghasilan dari sektor perikanan dan pariwisata. Di sini Anda akan menemukan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu dengan luas 107.489 hektar, sebuah wisata air yang menjanjikan di wilayah ini. Pulau-pulau dalam lingkup taman nasional adalah tempat yang ideal untuk snorkeling atau menyelam.

Di antara pulau-pulau ini, Pulau Rambut telah menjadi suaka margasatwa, dan Pulau Onrust diklasifikasikan sebagai situs warisan. Banyak tempat wisata dan tempat-tempat menarik di Pulau Seribu datang dengan berbagai pilihan akomodasi. Dari resor mewah hingga homestay yang nyaman, Anda dapat memilih salah satu yang paling sesuai dengan anggaran dan rencana perjalanan Anda.

Apa yang terbaik di Pulau Seribu?

Wisata Pulau Seribu adalah surga bagi pecinta laut, yang terletak hanya beberapa jam dari jantung kota Jakarta. Berikut adalah beberapa hal terbaik yang dapat dilakukan di Pulau Seribu

1. Pulau Harapan 

Pulau Harapan

Pulau Harapan sangat populer untuk snorkeling dan menyelam. Anda bisa menikmati udara segar, air jernih, dan keindahan kehidupan laut. Setelah selesai, lanjutkan menjelajahi pulau ke Pulau Bira Besar, Pulau Perak, dan Pulau Bulat untuk menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah.

2. Pulau Tidung 

Pulau Tidung

Jembatan Cinta adalah ikon Pulau Tidung yang harus anda lihat. Jembatan sepanjang 700 meter ini menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Saat anda di sini, habiskan malam di pondok dengan pemandangan laut. Berbaur dengan penduduk setempat, bersenang-senang mengendarai perahu pisang, menjelajahi daerah itu dengan sepeda, atau pergi snorkeling dan melihat keindahan bawah laut.

3. Island hopping (Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir)

Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir

Jika anda hanya memiliki satu hari saja untuk dihabiskan di Pulau Seribu, yang terbaik adalah melakukan pendaratan ke Pulau Kelor, Pulau Onrust dan Pulau Cipir. Berburu foto-foto bangunan bersejarah, nikmati pantai berpasir yang bersih, dan temukan berbagai peninggalan zaman kolonial Belanda seperti reruntuhan benteng dan dermaga.

4. Pulau Dolphin 

Pulau Dolphin

Ingin mengunjungi pulau tak berpenghuni? Pergilah ke Pulau Dolphin. Berkemah di pantai yang indah dan snorkeling di perairan laut yang jernih harus dilakukan! Jika anda beruntung, anda akan menemukan kura-kura atau ikan badut yang bersembunyi di balik terumbu karang.

5. Pulau Bidadari 

Pulau Bidadari

Pulau Bidadari (Pulau Bidadari) telah menjadi salah satu tujuan paling terkenal di Pulau Seribu. Pulau ini memiliki pondok apung, sekitar 20 menit dari Marina Ancol. Tertarik menjelajahi pulau? Hanya butuh sekitar 90 menit untuk menjelajahi pulau. Anda akan menemukan reruntuhan benteng Belanda yang disebut Menara Martello. Dari sini, anda juga dapat menuju ke Pulau Kahyangan / Pulau Cipir dan Pulau Onrust.

6. Pulau Sepa 

Pulau Sepa

Pulau Sepa dipuji sebagai "Little Bali" karena kemiripannya dalam berbagai hal keindahan. Pulau Sepa adalah tempat terbaik untuk belajar menyelam. Perairan berfungsi sebagai tempat pelatihan dan tes menyelam bagi penyelam pemula untuk mendapatkan sertifikat Open Water dari Asosiasi Profesional Instruktur Selam atau PADI. Namun, karena pulau ini cukup jauh, sebaiknya pesan paket wisata untuk menjelajahi Pulau Sepa dengan mudah.


Kuliner terbaik di Pulau Seribu

Menjelajahi banyak tempat wisata di Pulau Seribu bisa cukup melelahkan. Anda akan butuh waktu untuk beristirahat dan cukup menikmati semilir angin dan pemandangan yang indah. Dan apa cara terbaik untuk mengisi ulang selain makanan lezat? Berikut adalah beberapa tempat yang direkomendasikan yang menyajikan masakan terbaik di Pulau Seribu

1. Seafood Jukung 

Terletak di bagian barat Pulau Tidung, Jukung Seafood menyajikan berbagai hidangan makanan laut. Menu paling populer adalah beragam pilihan makanan laut bakar yang dibumbui dengan rempah-rempah lokal. Tidak ada yang mengalahkan seafood panggang yang disajikan dengan nasi hangat dan sambal pedas! Suasana nyaman, angin sepoi-sepoi, dan suara ombak yang menenangkan akan membuat anda ingin tinggal selamanya.

2. Seafood Pak Harun Kelapa Indah

Ingin merasakan sensai makan di tengah laut? Pergi ke Seafood Pak Harun Kelapa Indah di Pulau Kelapa. Mereka melayani berbagai makanan laut lezat dan anda dapat memilih ikan yang anda inginkan, seperti kakap, bawal, baronang (baronang ), kerapu, atau makanan laut lainnya seperti lobster, atau cumi-cumi. Restoran ini berdiri di atas platform terapung, sehingga anda dapat bersantap sambil menikmati pemandangan laut yang indah.

3. Pusat Kuliner Jembatan Cinta Pulau Tidung

Terletak di Jalan Pantai Selatan RT 07 RW 02, Pusat Kuliner Jembatan Cinta Pulau Tidung adalah tempat yang tepat untuk makan dan bersantai. Hidangan seafood jelas menjadi favorit. Tetapi mereka juga menyajikan makanan ringan, seperti otak-otak (kue ikan bakar), kerupuk cue (hidangan yang terbuat dari campuran sagu dan ikan), dan keripik sukun (keripik sukun).


Tempat tinggal di Pulau Seribu

Menjelajahi semua keindahan Pulau Seribu akan memakan waktu lebih dari satu hari, pasti. Untungnya, pondok, resor, dan homestay mudah ditemukan. Berikut adalah beberapa akomodasi hemat yang disarankan

1. Pari Solata Seaview Homestay

Homestay ini adalah pilihan ideal jika anda bepergian dengan anggaran terbatas. Terletak di Jalan Dermaga Pulau Pari, Pulau Pari, akomodasi ini menyediakan kamar-kamar dengan pemandangan laut. Ini pilihan yang baik bagi mereka yang bepergian bersama keluarga atau teman.

2. Charlie Homestay

Terletak di Jalan Pantai Selatan, Pulau Tidung, Charlie Homestay menawarkan tarif kamar yang terjangkau, dan setiap kamar dapat menampung 4-6 tamu. Tinggal di sini, malam anda akan damai ketika anda akan mendengar suara ombak yang menenangkan.

3. Sera Homestay

Sera Homestay di Pulau Tidung adalah alternatif yang bagus bagi mereka yang melakukan perjalanan dalam kelompok kecil. Kamar-kamar mereka memiliki 2-3 tempat tidur ganda, AC, dispenser air, TV, dan kamar mandi bersih. Selain dekat dengan dermaga, Sera Homestay juga dekat dengan restoran dan persewaan sepeda.

Itu adalah 3 dari banyak akomodasi yang tersedia di Pulau Seribu. Jika anda lebih fleksibel dalam hal anggaran, anda dapat menginap di hotel berbintang yang menawarkan fasilitas lengkap. Temukan dan pesan kamar, pilih paket wisata, atau cukup jelajahi berbagai tempat wisata di Pulau Seribu.

Ekosistem dan Harapan Baru untuk Terumbu Pulau Seribu

Pulau Seribu merupakan salah satu dari sedikit ekosistem terumbu karang yang terletak berdekatan dengan ibu kota. Jakarta adalah rumah bagi lebih dari 8,5 juta orang dan saat ini adalah kota terbesar ke-12 di dunia. Administrasi Kabupaten Kepulauan Seribu mengelola 80 persen kepulauan, sedangkan 20 persen sisanya berada di dalam Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Ekosistemnya meliputi 193 spesies karang, 1 174 spesies ikan karang, dan situs-situs penyu penyu sisik yang penting. Terumbu karang, melalui perikanan, pariwisata, dan akuakultur, memainkan peran penting dalam perekonomian kawasan.

Meskipun kedekatannya dengan ibu kota membawa manfaat ekonomi bagi pulau-pulau tersebut, ia juga dapat menciptakan masalah ekologis. Sejak tahun 1970-an ekosistem yang berharga ini telah terancam oleh metode penangkapan ikan yang merusak seperti penangkapan ikan peledak dan racun, serta pukat, 2 serta polusi dari limbah padat, logam berat, minyak, dan sedimen. Selain itu, peristiwa pemutihan pada tahun 1983 dan 1998 menghasilkan 50 hingga 90 persen kematian karang.

Menanggapi dampak ini, pada tahun 2002 Administrasi Distrik, Taman Laut Kepulauan Seribu, anggota masyarakat, dan LSM mulai mengembangkan langkah-langkah pengelolaan untuk membantu pemulihan terumbu. Langkah-langkah termasuk menerapkan program transplantasi karang, memasang perangkat agregasi ikan untuk memindahkan tekanan memancing dari terumbu, 4 dan mendorong teknik penangkapan ikan yang tidak merusak. Langkah-langkah tidak langsung melibatkan upaya untuk menciptakan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat melalui perikanan pengganti, ekowisata berbasis komunitas, dan peningkatan pendidikan dan kesadaran lingkungan. Asosiasi pemangku kepentingan masyarakat diperkenalkan untuk mewakili kelompok-kelompok kunci seperti operator ekowisata, pemanen ikan hias, akuakultur, dan klub sains pemuda.

Sejak 2002, ada tanda-tanda pemulihan terumbu. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI) pada tahun 2007, rata-rata jangkauan karang mencapai 30 persen yang merupakan peningkatan dari survei tahun 1995 yang menunjukkan 17 persen tutupan. Selain itu, spesies ikan hias yang sebelumnya menghilang sebelum tahun 2000 karena panen berlebihan telah berhasil diamati di wilayah terumbu. Langkah-langkah pengelolaan ini, dilaksanakan selama sembilan tahun terakhir, mendorong optimisme untuk terumbu karang yang terancam di seluruh dunia.